Office I: Mansion Park MP1/12, Citraland, Surabaya, Indonesia.
Office II: Mall Mangga Dua Square Lt. UG Blok B 082 (Depan Cafe Selera Nusantara), Jl. Gunung Sahari No. 1, Jakarta, Indonesia.

Home » Pendapat Ahli » Dr. Berna Elya
Kategori
Produk Terlaris
Download Katalog
Pembayaran
Pengiriman
Statistik Pengunjung
  • 1218Artikel ini:
  • 137296Total Baca:
  • 2Baca Hari ini:
  • 21Baca Kemarin:
  • 303Baca Minggu Lalu:
  • 1371Baca Per Bulan:
  • 64150Total Pengunjung:
  • 2Hari Ini:
  • 11Kemarin:
  • 97Minggu Lalu:
  • 460Per Bulan:
  • 14Per day:
  • 0Sedang online:
Link Website

Dr. Berna Elya

Dr. Berna Elya | Peneliti dari Departemen Farmasi Universitas Indonesia

Dr. Berna ElyaDr. Berna Elya, periset jurusan Farmasi Universitas Indonesia mengungkapkan bahwa manggis sebagai antioksidan. Selain nangka-nangkaan, komoditas buah yang berkhasiat untuk kesehatan dan kecantikan adalah manggis yang popular sebagai queen of fruits. Menurut dr. Paulus Wahyudi Halim, dokter sekaligus herbalis di Tangerang, Banten, antioksidan ‘menangkap’ radikal bebas dan mencegah kerusakan sel sehingga proses degenerasi sel mampu terhambat.

Disebut radikal bebas karena atom atau kelompok atom itu dalam keadaan bebas atau tidak terikat dengan gugus yang lain. Radikal bebas mempunyai elektron yang tak berpasangan. Jika dianalogikan, radikal bebas seperti orang jahat, belum berpasangan, tangan tak terikat sehingga usil mengambil gambar atau barang milik orang lain. Faktanya, radikal bebas memang menangkap molekul hydrogen, asam lemak, logam berat yang pada akhirnya mampu memicu beranekaragamnya penyakit degeneratif, diantaranya adalah penyakit jantung, diabetes, stroke dan osteoporosis.

Jika dianalogikan, Antioksidan itu seperti orang baik yang menangkap si jahat tadi setelah melepas molekul. Pada kulit manggis, ‘orang baik hati’ itu bernama XANTHONE. Kadarnya mencapai 123.97 mg per 100 ml. Turunan antioksidan itu antara lain 3-isomangostin, alphamangostin, gammamangostin dan garcinone A. Nama Garcinone A mudah ditebak, nama dari genus pohon asal Kalimantan itu, Garcinia mangostana. Itu mengabadikan nama ahli botani dari Perancis Laurent Garcin.

Khasiat XANTHONE bukan sekedar antioksidan, tetapi juga antikanker seperti hasil riset Moongkarndi. Peneliti Fakultas Farmasi Universitas Mahidol itu menguji XANTHONE dalam riset praklinis dengan SKBR3 atau kultur sel kanker payudara manusia. Dan menghasilkan:

  • Ekstrak kulit manggis bersifat antiproliferasi yang kuat untuk menghambat pertumbuhan sel kanker.
  • Ekstrak kulit manggis bersifat apoptosis atau mendukung penghancuran sel kanker.

Penelitian lain, Kulit Buah Manggis Mengandung Antioksidan Super Chi Kuan Ho dari Veterans General Hospital dari Taipei mengungkapkan bahwa turunan XANTHONE mujarab mengatasi sel HCCs hepatocellular carcinomas atau kanker hati. Turunan XANTHONE itu adalah Garcinone E. Kami menyarankan bahwa Garcinone E mungkin berpotensi untuk digunakan dalam perawatan beberapa tipe kanker yang berhubungan dengan pencernaan dan paru-paru.

Oleh Dr. Berna Elya


XAMthone Plus, Traditional Indonesian Medicine Keyword's :

  • Dr berna elya (1)
Shopping cart:
Jumlah = pcs

Lihat Keranjang
Jumlah Nama Barang Berat (kg) Total
0 0,00 Kg Rp 0,00
keranjang anda kosong
Testimoni
Customer Service
ym1
ym2
Follow Us
Lencana Facebook